gununginfo hikingpendidikansocialwisatawonosobo

jenis, tujuan dan manfaat kegiatan outbound

mengetahui jenis, tujuan dan manfaat kegiatan outbound yang menyenangkan

artikel ini akan membahas mengenai jenis, tujuan dan manfaat kegiatan outbound yang kita lakukan.

apa sih yg dimaksud dengan jenis, tujuan dan manfaat kegiatan outbound?
banyak orang yang berfikiran bahwa kegiatan outbound hanya bermain – main aja di luar ruangan, tetapi sebenarnya itu hanya sebagian kecil yang dilakukan pada saat kita melakukan kegiatan outbound.  kegiatan outbound sendiri mempunyai arti melakukan pembelajaran diluar ruangan dengan tujuan untuk untuk melatih intelegensi, fisik dan mental. perpaduan antara 3 aspek ini adalah kita akan benar – benar berlatih mengabungkan semua aspek tersebut dalam sebuah kegiatan.

disini kita akan membahas lebih jauh untuk mengetahui jenis, tujuan dan manfaat kegiatan outbound. kegiatan outbound selalu di masukan kedalam beberapa kategori tersendiri dimana kita akan melihat dari segi pemain dan jenis permainan.

jenis, tujuan dan manfaat kegiatan outbound

jenis permainan atau kegiatan outbound

1 dari segi pemain
a. untuk anak – anak (usia 5-15 tahun)
kegiatan outbound untuk anak – anak biasanya dilakukan untuk mengembangkan motorik halus pada anak – anak. kebanyakan kegiatan ini akan lebih kepada permainan fisik
dari pada membuat anak berfikir tentang sesuatu. tujuan dari permainan yang lebih ke fisik adalah untuk mengembangkan kepercayaan diri pada anak.

b. untuk dewasa 15 tahun keatas
kegiatan outbound untuk orang dewasa akan lebih menegangkan, dan pastinya tidak hanya bisa dilakukan dengan mengandalkan fisik saja, akan tetapi sudah memadukan 3 aspek yaitu intelegensi, fisik dan mental.

2. dari segi jenis permainan

a. soft skill
kegiatan yang sedikit menggunakan fisik, dalam kegiatan ini biasanya akan lebih mementingkan kemampuan intelegensi, kreativitas dan analisis seseorang ataupun kelompok dalam menyelesaikan sebuah permainan atau kegiatan. karena banyak sekali permainan outbound yang sejatinya memiliki cara tersendiri dalam menyelesaikanya. disini kita dilatih untuk mau mencoba hal – hal yang baru dalam menghadapi sebuah tantangan yang baru pula.

3. hard skill
kagiatan ini akan lebih banyak menggunakan kekuatan fisik dari pada kongnitif. tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih kecekatan dan team building dari setiap kelompok, dimana mereka akan dilatih untuk cepat dan cermat dalam menyelesaikan sebuah permainan.

rafting
contoh permainan yang bisa dilakukan adalah rafting, camping, dan permainan team building lainya.

baca juga : informasi dan tranportasi pendakian ke gunung sindoro
 5 gunung terindah di wonosobo yang wajib wisatawan 
info transportasi pendakian gunung sikunir

manfaat kegiatan outbound

1. team building: dimana kita secara tidak langsung harus bekerjasama dengan orang lain dalam menyelesaikan permainan / kegiatan. kita tidak akan bisa melakukan sendiri, karena dalam permainan ini kita diharuskan untuk bisa bekerja sama dengan orang lain.

2. team work: merupakan lanjutan dari tujuan team building, setelah kita membentuk sebuah kelompok, pasti disitu pula akan terbentuk team work. jika team work bekerja dengan baik, maka akan memudahkan dalam menyelesaikan sebuah permainan, sebaliknya jika team work tidak berjalan dengan baik, maka kelompok akan kesusahan dalam menyelesaikan sebuah permainan.

3. leadership: biasanya dalam sebuah kelompok pasti akan ada pemimpin atau leader. tapi disini kita akan dituntut untuk bisa mengembangkan potensi leadership kita, leadership disini bukan berarti dia harus menjadi ketua kelompok, akan tetapi bagaimana seseorang di kelompok tersebut mampu untuk membuat kelompoknya menjadi terdepan dari pada kelompok lain. walaupun itu sebenarnya akan lebih mudah jika ketua kelompok yang mengaturnya.

akan tetapi yang kita temui dalam kehidupan sehari – hari masih banyak leader yang hanya santai -santai saja dan anak buahlah yang sejatinya bisa manage anggota lainya dengan baik (seperti halnya pemicu kudeta adalah ketidak mampuan pemimpin dalam membimbing teamnya).

4. komunikasi: selanjutnya setelah 3 elemen ini terbentuk, maka kelompok akan mendiskusikan bagaimana dan apa yang akan dilakukan. nah disini komunikasi sangat dibutuhkan dalam kelompok. dimana komunikasi menjadi sumber utama dalam sebuah kerjasama team. pastikan semua anggota kelompok tidak ada yang sampai miss komunikasi dalam melakukan sessuatu.

5. strategi: strategi ini biasanya akan tercipta karena adanya komunikasi yang baik dalam suatu kelompok. dengan adanya banyak kepala, tentunya akan banyak juga pemikiran individu dalam menyelesaikan permainan, nah dari situ akan tercipta planing / strategi yang lebih baik untuk menyelesaikan permainan.

6. analisis: semua planing yang telah tersuun pasti akan dianalisis, apakah itu bagus untuk dilakukan atau tidak. biasanya dalam sebuah permainan outbound, kita akan dituntut untuk mencoba semua planing yang sudah direncanakan. selanjutnya apakah planing itu berhasil atau tidak, maka akan dilakukan analisis guna  melihat sejauh mana planing kita berjalan. mencoba mencari tau kelebihan dan kelemahan dari planing yang sudah kita lakukan. dari situ analisis terjadi dan akan menghasilkan sesuatu yang baru untuk dicoba kembali sampai kelompoknya bisa menyelesaikan permainan.

7. kreativitas: dari adanya strategi dan ananlisis, maka akan menghasilkan kreativitas. biasanya kreativitas dalam etiap kegiatan outbound akan tercipta pada saat kondisi tertentu. dari sini pula kita secara tidak langung dituntut untuk berkreai dalam melakukan sesuatu.

8. convidence: percaya dirilah dalam berfikir, melakukan atau mengeluarkan ide untuk berusaha menyelesaikan permainan. karena kunci dari semua yang kita utarakan adalah percaya diri, kita harus yakin apa yang kita rencanakan, analisis dan kreativitas kita merupakan sebuah solusi yang mungkin bisa menyelesaikan permainan tersebut. tidak perlu berfikir harus benar atau berhasil, karena semua itu butuh proses yang dinamakan trial and eror.

9. konsentrasi: dalam melakukan semua permainan, kunci utama keberhasilan adalah konsentrasi. dimana semua planing, ide, gagasan dan apa yang sudah dirancang oleh tim harus dituangkan dalam bentuk tindakan. maka lakukanlah tindakan sesuai dengan rencana team, karena jika tidak konsentrasi, maka semua yang dilakukan akan berbeda dengan apa yang direncanakan.

itu semua adalah informasi mengenai jenis, tujuan dan manfaat kegiatan outbound jika dilihat dari manfaat yang didapat.

tujuan outbound

untuk tujuan kegiatan outbound ini banyak macamnya tergantung individu masing – masing atau penyelenggara kegiatan, ada yang hanya untuk refreshing, ada juga yang bertujuan untuk mengembangkan skil dan meningkatkan skill seperti 9 manfaat dari kegiatan outbound seperti yang sudah disebutkan diatas.

sekian info tentang jenis, tujuan dan manfaat kegiatan outbound jangan lupa kunjungi terus WONOSOBO.ORG untuk informasi update lainya

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close